Kedungasem adalah desa di kecamatan Sumber, Rembang, Jawa Tengah, Indonesia.
Terdiri dari dari tiga Dusun:
1.Dusun Kedungwatu
2.Dusun Ngaglik
3.Dusun Majasem
Asal usul Desa Kedungasem merupakan gabungan dari 2 (dua ) Desa yaitu Desa Kedungwatu dan Desa Majasem'
Nama Kedungasem di ambil dari singkatan dari 3(tiga ) Dusun tersebut.
Desa kedungasem terdiri dari 6 RW dan 19 RT.Dengan Batas wilayah:
Barat Daya: Desa Sekarsari
Barat Laut: Desa Wiroto
Utara: Desa Sidomulyo
Timur Laut: Desa Banggi
Timur: Desa Bogorejo
Tenggara: Desa Jadi
Selatan: Desa Megulung
Kedungwatu Diambil dari istilah Kedung dan watu(Batu). Ada beberapa keunikan yang terjadi,antara lain: 1.Sumur Kembar. Konon ceritanya ada penggembala Kerbau namanya mbah suro, yang merasa prihatin dalam keadaan kekurangan air,karena kerbau meupakan ternak yang banyak butuh air,untuk gopak,minum dan guyang(memandikan).Waktu menggembala kerbau beliau sempat tertidur dan bermimpi untuk membongkar runduk yuyu (rumah ketam sawah).setelah terbangun dari tidurnya langsung membongkar runduk yuyu tersebut akhirnya keluar mata airnya yang kemudian dibuat sumur gowak (sumur yang dindingnya dari kayu atau bambu) yang digunakan kebutuhan ternak kerbaunya.Untuk pembersihan sumur harus masih jalur keturunan Mbah Sura.Pengguaan air tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan warga sekitar Dukuh Kedungwatu,bahkan dimusim kemarau tetangga Desa sekitar ikut ambil air dari sumur tersebut.Hingga sekarang mengalami beberapa perbahan perubahan pembangunannya yang sekarang pakai bata merah.Pada Tahun 1979 pernah terjadi keunikan waktu itu Kepala Desa Bp.Djumadi ingin membangun sekaligus pembersihan akibat didingnya sudah mulai rusak.untuk itu perlu dibersihkan airnya namun apa yang terjadi tidak bisa bersihkan bahkan pakai Mesin pompa air yang diameternya paling besar airnya tidak bisa habis.Akhirnya Bp.Supono selaku pimpinan proyek mengadakan ritual dan mata irnya disumbat atau ditutup pakai ijuk baru bisa di kerjakan.